Lompat ke konten
Tips Melamar

15 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya

Cari kerja jadi mudah di Lokerin.co.id

Tim Lokerin25 September 20264 menit baca2 sumber

Pewawancara tidak menilai jawaban Anda benar atau salah. Dia menilai tiga hal: bisa diandalkan, jujur, dan bertahan lebih dari tiga bulan.

Pewawancara jarang menilai jawaban benar atau salah. Yang dia nilai: apakah Anda bisa diandalkan masuk tiap hari, apakah Anda jujur, dan apakah Anda akan bertahan lebih dari tiga bulan. Hampir semua pertanyaan di bawah ini sebenarnya menanyakan satu dari tiga hal itu.

Tujuh pertanyaan yang hampir pasti keluar

1. Coba ceritakan tentang diri Anda

Ini bukan permintaan riwayat hidup. Sebutkan nama, tempat tinggal, pendidikan terakhir, dan pengalaman yang berhubungan dengan posisinya. Dua menit cukup.

Yang sering salah: mulai dari SD. Pewawancara sudah memegang CV Anda; yang dia mau dengar adalah bagian mana dari isi CV itu yang menurut Anda paling penting.

2. Kenapa melamar di sini?

Sebutkan satu hal yang memang Anda tahu tentang perusahaannya: produknya, lokasinya, atau bidang usahanya. Lima menit membuka situs perusahaan sebelum berangkat sudah cukup.

"Karena saya butuh pekerjaan" itu jujur, dan pewawancara tahu itu benar. Masalahnya jawaban itu sama persis dengan yang dia dengar dari 200 pelamar lain hari itu.

3. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?

Kelebihan: sebutkan yang bisa Anda buktikan dengan contoh. "Saya teliti" lemah. "Di tempat lama saya yang memeriksa hasil akhir sebelum dikirim, dan dalam setahun tidak ada barang yang kembali" jauh lebih kuat.

Kekurangan: sebutkan yang nyata dan sedang Anda perbaiki. Jangan menjawab "saya terlalu perfeksionis". Pewawancara sudah mendengarnya ratusan kali dan tahu itu jawaban hafalan.

4. Kenapa berhenti dari pekerjaan sebelumnya?

Sebutkan alasannya apa adanya, tanpa menjelekkan tempat lama. Kontrak habis, pabrik tutup, pindah kota, mencari yang lebih dekat rumah: semuanya alasan wajar dan sering terjadi.

Yang merugikan Anda bukan alasannya, tapi caranya bercerita. Orang yang menjelekkan atasan lamanya sedang memberi tahu pewawancara apa yang akan dia katakan tentang tempat ini nanti.

5. Berapa gaji yang Anda harapkan?

Sebutkan angka. "Terserah perusahaan" terdengar sopan, tapi artinya Anda menyerahkan keputusan itu sepenuhnya, dan Anda hampir selalu akan menyesal.

Patokan amannya UMK kota tempat Anda melamar. Cek dulu angkanya di halaman gaji per kota sebelum berangkat, supaya angka yang Anda sebut bukan tebakan.

6. Bersedia kerja shift dan lembur?

Jawab jujur. Kalau Anda punya batasan, misalnya menjemput anak sekolah atau kuliah malam, sebutkan sekarang.

Berbohong di sini akan ketahuan di bulan pertama, dan saat itu posisinya jauh lebih buruk bagi Anda daripada kalau Anda sebutkan sejak awal.

7. Kalau diterima, kapan bisa mulai?

Kalau Anda sedang bekerja, sebutkan sesuai masa pemberitahuan di tempat lama. Kalau sedang menganggur, "kapan saja" adalah jawaban yang benar dan menguntungkan Anda.

Pertanyaan yang membuat orang kaku

"Kenapa ada jeda kosong di riwayat kerja Anda?" Sebutkan apa yang Anda lakukan di masa itu: kerja harian, membantu usaha keluarga, mengurus orang tua yang sakit, atau memang mencari kerja. Jeda bukan aib. Yang jadi masalah kalau terlihat disembunyikan.

"Kenapa sering pindah kerja?" Kalau karena kontrak habis, sebutkan itu, karena kontrak tiga bulan memang bukan keputusan Anda.

"Sudah menikah? Ada rencana punya anak?" Pertanyaan ini sering keluar walaupun tidak boleh jadi dasar penolakan. Jawab bagian faktanya secukupnya, lalu alihkan ke kesiapan kerja Anda: "Sudah menikah. Untuk shift dan lembur saya siap, sudah saya bicarakan di rumah."

Pertanyaan khusus sesuai posisi

Yang di atas keluar di semua wawancara. Di luar itu, tiap posisi punya pertanyaannya sendiri, dan biasanya inilah yang menentukan.

  • Operator produksi: apa itu K3, APD apa saja yang pernah dipakai, apa yang dilakukan kalau mesin berhenti mendadak
  • Driver: SIM apa dan berlaku sampai kapan, apa yang diperiksa sebelum berangkat, bagaimana kalau barang kurang saat serah terima
  • Kasir: bagaimana kalau uang di laci kurang saat tutup, pernah pegang EDC atau QRIS, bagaimana menghadapi pembeli yang marah
  • Gudang: tahu FIFO dan FEFO, pernah pegang forklift dan punya SIO atau belum
  • Satpam: punya sertifikat Gada Pratama atau belum, bagaimana kalau ada karyawan membawa barang keluar tanpa surat jalan

Daftar lengkapnya, 56 pertanyaan dengan keterangan apa yang sebenarnya dicari pewawancara di tiap pertanyaan, ada di latihan wawancara. Anda bisa memilih yang sesuai posisi Anda, menulis jawaban sendiri, lalu download PDF-nya untuk dibaca lagi di jalan.

Yang justru paling sering dilewatkan

Di akhir wawancara Anda akan ditanya "ada pertanyaan?". Menjawab "tidak ada" membuang satu-satunya kesempatan Anda mengetahui apa yang sebenarnya akan Anda tanda tangani.

Lima yang sebaiknya Anda tanyakan:

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan? Dengarkan jawabannya baik-baik. Perusahaan yang benar tidak pernah meminta uang dari pelamar, dengan nama apa pun: seragam, medical check-up, administrasi, atau jaminan.
  2. Status kerjanya harian, kontrak, atau tetap, dan kontraknya berapa lama? Ini yang menentukan apakah Anda berhak atas pesangon dan THR penuh.
  3. Gajinya berapa, dan tanggal berapa dibayarkan? Tanyakan juga pemisahan gaji pokok dan tunjangan, karena lembur dan pesangon dihitung dari gaji pokok.
  4. Apakah didaftarkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan? Keduanya wajib menurut undang-undang. Perusahaan yang mengelak menjawab ini sedang memberi tahu Anda sesuatu.
  5. Kapan saya akan dikabari hasilnya, dan lewat apa? Menyelamatkan Anda dari menunggu tanpa kepastian.

Yang dibawa dan kapan datang

Bawa dalam satu map, jangan dilipat: KTP asli dan fotokopinya, ijazah dan transkrip, kartu keluarga, surat lamaran, CV, pas foto terbaru, serta SIM atau sertifikat yang berhubungan dengan posisinya. Bawa pulpen sendiri, karena hampir selalu ada formulir yang diisi di tempat.

Datang 30 menit sebelum jadwal. Waktu itu terpakai untuk mencari ruangannya, mengisi formulir, dan menenangkan napas. Terlambat ke wawancara hampir selalu berarti gugur sebelum ditanya apa pun.

Sumber

  1. UU 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
  2. PP 35/2021 tentang PKWT, Waktu Kerja, dan PHK
Sudah siap melamar?Lowongannya ada di lokerin.co.id

Gratis, tanpa biaya apa pun untuk Talent.

Gratis · 2 menit

Simpan yang Anda temukan di sini

Dengan akun Lokerin Anda bisa menyimpan lowongan, melamar sekali klik, dan CV Anda jadi sendiri dari profil. Semuanya gratis, tanpa biaya tersembunyi.