Kebijakan Privasi
Diperbarui 25 September 2026
Ringkasnya
- • Kami minta KTP karena perusahaan perlu memastikan pelamar itu orang nyata.
- • Foto KTP tidak bisa dilihat perusahaan. Hanya Anda dan admin Lokerin.
- • Kami tidak menjual data Anda ke siapa pun. Tidak sekarang, tidak nanti.
- • Anda bisa minta seluruh data Anda dihapus kapan saja, tanpa alasan.
1. Data apa yang kami kumpulkan
Kalau Anda mendaftar sebagai Talent
Saat mendaftar: nama, email, dan nomor HP. Itu saja yang wajib.
Saat melengkapi profil, Anda bisa menambahkan: NIK dan foto KTP, pas foto, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, golongan darah, tinggi dan berat badan, alamat, pendidikan terakhir, keahlian, pengalaman kerja, dan akun media sosial.
Anda tidak wajib mengisi semuanya. Profil yang lebih lengkap membuat lamaran Anda lebih diperhatikan perusahaan, tapi Anda tetap bisa melamar dengan profil seadanya.
Kalau Anda mendaftar sebagai Company
Nama usaha, bidang usaha, alamat, nama dan nomor penanggung jawab, dan kalau ada: NIB, NPWP, logo, serta alamat website.
Kalau Anda minta dikabari lowongan, tanpa membuat akun
Di halaman upah minimum dan halaman lowongan per daerah ada kotak untuk minta dikabari kalau ada lowongan baru di daerah itu. Yang kami simpan cuma alamat email Anda dannama daerah yang Anda pilih. Tidak ada nama, tidak ada nomor HP, dan tidak dibuatkan akun.
Email itu dipakai untuk satu hal: mengirim kabar lowongan di daerah tersebut, paling sering seminggu sekali. Tidak diberikan ke perusahaan dan tidak dipakai untuk hal lain. Setiap email yang kami kirim memuat tautan berhenti berlangganan yang bekerja tanpa Anda perlu login atau membalas apa pun.
Kalau Anda memakai tools gratisnya
Pas Foto, CV Builder, Surat Lamaran, dan Cek Lowongan Palsu berjalan sepenuhnya di HP atau komputer Anda. Foto yang Anda pilih, isi CV yang Anda ketik, dan teks lowongan yang Anda tempel tidak dikirim ke server Lokerin dan tidak disimpan di mana pun. Anda bisa menutup halamannya dan tidak ada jejak yang tertinggal di kami.
Draf CV Anda memang tersimpan supaya bisa dilanjutkan besok, tapi tersimpannya di penyimpanan browser Anda sendiri, di perangkat itu saja. Kami tidak bisa membacanya, dan draf itu hilang kalau Anda membersihkan data browser.
Yang terkumpul dengan sendirinya
Saat Anda membuka Lokerin, server mencatat hal biasa seperti halaman yang dibuka dan waktunya. Ini dipakai untuk memperbaiki situs, bukan untuk mengenali Anda secara pribadi.
2. Kenapa kami minta KTP
Ini pertanyaan yang paling pantas Anda tanyakan, ini jawabannya.
Masalah terbesar di dunia lowongan kerja Indonesia adalah penipuan. Sepanjang 2026 ada lebih dari 23 ribu laporan penipuan lowongan kerja. KTP membuat satu orang tidak bisa membuat puluhan akun palsu, dan membuat perusahaan lebih percaya bahwa pelamar yang mereka hubungi benar-benar ada.
Yang tidak kami lakukan dengan KTP Anda: menjualnya, memberikannya ke perusahaan, memakainya untuk mengajukan apa pun atas nama Anda, atau menyimpannya di tempat yang bisa dibuka orang lewat tautan biasa.
3. Siapa yang bisa melihat data Anda
| Data | Perusahaan yang Anda lamar | Perusahaan lain |
|---|---|---|
| Nama, kota, pendidikan, keahlian, pengalaman | Ya | Tidak |
| Email dan nomor HP | Ya | Tidak |
| Pas foto | Ya | Tidak |
| NIK dan foto KTP | Tidak | Tidak |
| Nomor rekening | Tidak | Tidak |
Perusahaan hanya bisa melihat data Anda setelah Anda menekan tombol Lamar di lowongan mereka. Sebelum itu, mereka tidak tahu Anda ada.
4. Cara kami menyimpannya
- • Password tidak pernah disimpan dalam bentuk aslinya. Yang tersimpan adalah hasil pengacakan yang tidak bisa dikembalikan jadi password aslinya. Kalau database kami bocor sekalipun, password Anda tidak ikut terbaca.
- • Foto KTP dan pas foto disimpan di penyimpanan tertutup, bukan di folder yang bisa dibuka lewat alamat web. Tidak ada tautan permanen ke berkas itu.
- • Setiap kali admin membuka dokumen identitas seseorang, kejadian itu dicatat: siapa, kapan, dokumen siapa. Catatan ini tidak bisa dihapus admin.
5. Berapa lama disimpan
Selama akun Anda masih ada. Kalau akun Anda tidak dipakai selama dua tahun, kami hapus dokumen identitas Anda dan memberi tahu lewat email sebelum melakukannya.
6. Hak Anda
Menurut UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Anda berhak:
- • Melihat data apa saja yang kami punya tentang Anda
- • Memperbaiki data yang salah
- • Meminta seluruh data Anda dihapus, tanpa perlu memberi alasan
- • Menarik persetujuan Anda kapan saja
- • Meminta salinan data Anda dalam bentuk yang bisa dibaca
Caranya: kirim email keadmin.lokerin@gmail.comdari alamat email yang Anda pakai mendaftar. Kami jawab paling lama 14 hari.
Menghapus akun tidak dikenakan biaya apa pun, dan kami tidak akan menahannya dengan pertanyaan berulang.
7. Pihak lain
Lokerin berjalan di atas layanan Cloudflare, yang menyimpan database dan berkas. Kalau Anda masuk memakai akun Google, Google mengetahui bahwa Anda masuk ke Lokerin.
Email pemberitahuan dikirim lewat Resend. Yang sampai ke sana adalah alamat email tujuan dan isi surat yang dikirim, bukan isi profil Anda.
Kami juga memakai Google Analytics untuk menghitung berapa orang membuka Lokerin dan halaman mana yang paling dicari. Yang dikirim ke sana adalah kejadian kunjungan, bukan nama atau nomor HP Anda.
Pengukuran itu kami setel supaya tidak dipakai untuk iklan: penyimpanan data iklan, data pengguna untuk iklan, dan personalisasi iklan semuanya ditolak dari sisi kami. Halaman dashboard dan admin juga tidak diukur sama sekali, karena isinya data orang.
Selain itu, tidak ada. Kami tidak memasang pelacak iklan, dan kami tidak menjual atau menukar data ke pihak mana pun.
8. Anak di bawah umur
Lokerin untuk usia 14 tahun ke atas, mengikuti batas usia kerja dalam UU Ketenagakerjaan. Kalau Anda di bawah 18 tahun, sebaiknya orang tua atau wali Anda tahu bahwa Anda mendaftar.
9. Kalau kebijakan ini berubah
Perubahan yang mempengaruhi data pribadi Anda akan kami beri tahu lewat email, bukan cuma diam-diam mengganti tanggal di halaman ini.
Ada yang mau ditanyakan?
Email admin.lokerin@gmail.comatau WhatsApp 0881012022339.