
Turun tipis tiga periode berturut-turut. Yang lebih berguna untuk Anda bukan angkanya, tapi apa yang tersembunyi di baliknya.
Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia pada Agustus 2026 tercatat 4,65 persen.
Tiga periode terakhir
| Periode | TPT nasional |
|---|---|
| Agustus 2026 | 4,65% |
| Februari 2026 | 4,68% |
| November 2025 | 4,74% |
Turun tipis, tiga kali berturut-turut. Dan di periode yang sama, rata-rata upah buruh justru naik dari Rp3,29 juta ke Rp3,39 juta.
Dua hal itu bergerak ke arah yang baik bersamaan, dan itu tidak selalu terjadi.
Apa yang dihitung sebagai menganggur
Ini yang paling sering disalahpahami, dan bedanya besar.
Yang dihitung TPT adalah orang yang tidak bekerja sama sekali dan sedang mencari pekerjaan. Artinya:
- Orang yang bekerja satu jam seminggu tidak dihitung menganggur.
- Orang yang sudah menyerah mencari tidak dihitung menganggur.
- Orang yang bekerja tapi gajinya tidak cukup tidak dihitung menganggur.
Jadi 4,65 persen bukan berarti 95 persen sisanya bekerja dengan layak. Angka itu mengukur satu hal saja, dan mengukurnya dengan konsisten setiap periode. Gunanya untuk melihat arah, bukan untuk menggambarkan keadaan seseorang.
Kenapa ini berguna untuk Anda yang sedang melamar
TPT yang turun berarti persaingan sedikit berkurang, tapi selisih 0,09 persen dalam enam bulan tidak akan terasa di kotak masuk HRD.
Yang lebih menentukan adalah angka daerah Anda, dan selisihnya bisa jauh. Jawa Barat misalnya 6,61 persen, hampir dua poin di atas nasional. Baca selengkapnya soal Jawa Barat.
Yang bisa Anda kendalikan
Angka nasional bukan sesuatu yang bisa Anda ubah. Yang bisa: seberapa siap berkas Anda saat lowongan yang cocok muncul.
- Buat CV yang bisa langsung dikirim, gratis
- Siapkan pas foto dengan latar yang benar
- Latihan wawancara dengan 56 pertanyaan yang benar-benar ditanyakan
Unduh datanya sendiri
Angka di artikel ini berasal dari publikasi resmi berikut. Anda bisa mengunduhnya langsung dari situs penerbitnya dan memeriksa sendiri.
Berkasnya diunduh langsung dari situs penerbit, bukan dari Lokerin. Sebagian berukuran puluhan MB, jadi sebaiknya pakai Wi-Fi.
Sumber
- Badan Pusat Statistik
- Berita Resmi Statistik BPS, 5 Agustus 2026
